Insurgent : #2 Novel of Divergent Trilogy

21.44 Damar Tyas 0 Comments

InsurgentHC-jkt-des4






Title                           : Insurgent
Author                        : Veronica Roth
Genre                         : Science fiction / Dystopian
Publication date         : May 1, 2012
Pages                          : 525
Insurgent adalah series kedua dari novel best seller trilogy Divergent. Menceritakan tentang masa depan Chicago yang berubah menjadi kota dengan masyarakat kota yang terbagi menjadi 5 faksi. (baca review sebelumnya disini)
Sinopsis :
Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.
Gerbong kereta api yang membawa Tris, Four, Caleb, Peter dan Marcus meluncur di sepanjang rel menuju ke arah gerbang perbatasan. Gerbang yang membatasi masing-masing wilayah Dauntless dan Amity. Gerbang yang mengurung mereka untuk tidak pergi dari Dauntless. Gerbang itu kosong, tak ada penjaga yang biasanya berjaga disana. Four memasukkan kombinasi angka pada papan tombol yang ada, gerbangpun terbuka memasukkan mereka ke dalam kaum yang menjunjung tinggi perdamaian. Ke dalam kaum yang memutuskan untuk menjadikan markas besar kaum amity sebagai rumah perlindungan yang aman bagi setiap anggota dari semua faksi.
Tris melalui hari-hari yang sulit semenjak membunuh Will. Rasa bersalah menekannya, membuatnya sering memimpikan Will dalam tidurnya. Diapun tak berani mengatakan yang sebenarnya pada Four bahwa kekasihnya, Tris, telah membunuh salah satu sahabatnya dengan tangannya sendiri demi menyelamatkan nyawanya. Dia merasa bahwa terlalu banyak yang dirahasiakannya dari Four karena dia sendiri pun merasa bahwa Four menyembunyikan banyak hal juga darinya.
Tris berusaha untuk mempercayai Caleb. Baginya tidak mempercayai Caleb adalah kesalahan yang tak ingin diulanginya karena sekarang kakaknya itulah satu-satunya keluarga yang masih dimilikinya. Untuk itulah ketika Caleb bertanya tentang hasil dari tes kecakapan, Tris mengatakan bahwa dia memperoleh 3 faksi sekaligus sebagai hasilnya, itulah kali pertama bagi Tris mengatakan tentang hasil tes kecakapan kepada orang lain.
Saat berada di Amity, Tris mengetahui bahwa Marcus menyimpan sebuah rahasia yang tak diketahuinya, sebuah informasi yang dipercayakan kepada faksi  Abnegation hingga mereka rela mempertaruhkan nyawa demi melindungi informasi itu. Termasuk ayah dan ibunya. Tris sekarang tahu bahwa Jeanine menyerang faksi Abnegation bukan demi kekuasaan tapi ternyata dia menyerang demi mencuri informasi, informasi yang hanya diketahui oleh faksi Abnegation. Bahkan saat Johanna, salah satu juru bicara Amity meminta dengan baik-baik untuk menceritakan tentag rahasia itu, Marcus menolaknya. Begitupun saat Tris memaksa Marcus untuk memberi tahunya tentang informasi rahasia itu.
Perwakilan dari Erudite yang datang tiba-tiba ke Amity memaksa Tris serta kaum abnegation yang berlindung di Amity untuk melarikan diri. Tris, Four, Caleb dan Susan memisahkan diri dari Abnegation lain dan berakhir di markas Factionless berkat nama asli Four, Tobias Eaton yang cukup berpengaruh di antara Factionless. Selanjutnya Tris mengetahui alasan kenapa Factionless mengijinkan Tris dan teman-teman berlindung di markas Factionless. Itu semua karena, pemimpin Factionless adalah Evelyn Eaton, ibu kandung Four yang dulu sempat dinyatakan meninggal tapi sebenarnya melarikan diri dari Abnegation dan lebih memilih untuk menjadi Factionless. Kepalsuan kematian Evelyn adalah satu hal lagi yang dirahasiakan oleh Four pada Tris di samping rahasia-rahasia lain. Tak seperti Four yang mempercayai Evelyn, Tris justru sebaliknya, dia mencurigai Evelyn merencanakan sesuatu untuk menghancurkan seluruh faksi.
Keberadaan Tris di markas Factionless tak bertahan lama karena dia harus pergi ke markas Candor untuk menyelidiki hal lain. Di markas Candor Tris bertemu kembali dengan teman-teman Dauntless setia yang tak ingin bersekutu dengan Erudite dan juga bertemu Christina, sahabatnya, kekasih Will. Di Candor pula Tris terpaksa harus mengungkapkan rahasia-rahasianya agar mendapat kepercayaan dari kaum Candor serta Dauntless yang lain. Dan di Candor pula, diputuskan bahwa Four menjadi satu di antara tiga orang yang menjadi pemimpin Dauntless. Four mempengaruhi Dauntless agar mau bersekutu dengan Factionless untuk menyerang Erudite, menghentikan rencana besar yang sedang disusun Jeanine, namun disisi lain, Tris tahu bahwa Factionless juga memiliki rencana besar lain yang tak diketahui Dauntless yaitu untuk menghilangkan faksi, dan membentuk sebuah negara tanpa faksi. Tris tak dapat menyetujui rencana itu, dan pada akhirnya dia membentuk sekutu lain untuk menghentikan Factionless, meskipun itu artinya dia harus mengkhianati Four, kekasihnya, dan mengkhianati faksinya, Dauntless. Tris sadar bahwa ternyata, Evelyn, dua kali lebih jahat dari Jeanine. Tris harus menyelamatkan Jeanine sebelum Jeanine dibunuh karena data yang dicuri dari Abnegation disembunyikan oleh Jeanine, jika Jeanine terbunuh, artinya data itu tak akan pernah diketahui, yang artinya lagi bahwa kehancuran benar-benar terjadi, Factionless akan berkuasa.
Namun akhirnya, data rahasia tersebut dapat disebar luaskan dan ditunjukkan kepada seluruh kaum meskipun Jeanine telah terbunuh, semua itu berkat kaki tangan Jeanine, yakni, Caleb Prior, kakak kandung Tris.
Review :
Insurgent adalah seri kedua dari Trilogy Divergent. Cover untuk Insurgent adalah simbol faksi Amity, faksi yang menjunjung tinggi perdamaian. Itu berarti menunjukkan bahwa inti dari Insurgent ini adalah untuk mencapai sebuah perdamaian, terbukti setelah membaca Insurgent, tujuan Tris adalah untuk menciptakan perdamaian, untuk menyelamatkan seluruh kaum, orang-orang yang disayanginya, termasuk dirinya sendiri.
Berbeda dengan seri pertama yang banyak menceritakan tentang proses inisiasi serta kisah antara Tris dan Four yang tengah dimabuk cinta tanpa konflik yang menggemparkan, di seri kedua inilah ditemukan konflik yang sebenarnya, bukan hanya masalah tentang perpecahan faksi namun juga tentang kepercayaan dan kesetiaan di dalam kisah percintaan Four dan Tris. Bagiku pribadi, Insurgent lebih memuaskan daripada Divergent, lebih dapat masuk ke dalam cerita juga banyak hal-hal yang tak terduga terjadi seperti Peter yang telah dianggap pengkhianat namun ternyata justru menyelamatkan nyawa Tris ketika Jeanine akan membunuhnya, dan membantu Tris serta Four melarikan diri dari Erudite. Serta tentang kenyataan bahwa ternyata Caleb yang selama ini melarikan diri bersama Tris dan Abnegation lain tanpa terduga justru kembali ke Erudite menjadi tangan kanan Jeanine dan membantu Jeanine menciptakan simulasi yang hampir membunuh Tris. Selain itu, emosiku sebagai pembaca lebih dimainkan ketika membaca Insurgent seperti kekesalan karena Tris sang karakter utama selalu bertindak ceroboh dan tak pikir panjang yang ternyata pada akhirnya terbukti bahwa berkat tindakan ceroboh Tris itulah akhirnya data rahasia yang selama ini disembunyikan akhirnya dapat ditunjukkan kepada seluruh kaum. Atau perasaan bersalah ketika harus menghadapi kekasih sahabat yang pernah dibunuh Tris. Bahkan ketika aku harus membalik lembar terakhir Insurgent ada perasaan marah, marah bukan karena cerita yang mengecewakan namun marah karena tidak sabar untuk membaca cerita selanjutnya.
Meskipun tidak terlalu menyukai Divergent namun aku bersyukur tetap melanjutkan membaca Insurgent atau aku akan terlewatkan kisah mendebarkan yang luar di Insurgent. Luar biasa, direkomensasikan bagi yang menyukai genre dystopia.
Pelajaran paling penting yang dapat diambil dari Insurgent adalah bahwa apapun yang terjadi kita harus percaya pada hati kecil kita seperti Tris yang meski dia mempercayai Four, kekasihnya tapi dia tetap melakukan apa yang hati kecilnya katakana termasuk membentuk sekutu untuk melawan Four. Selain itu juga bahwa dalam sebuah peperangan begitu banyak orang tak bersalah yang menjadi korban. Betapa kejamnya peperangan. Semoga dunia ini akan selalu damai.
Terdapat kalimat yang tak ku ingat persis kelimatnya namun aku ingat inti dari kalimat itu bahwa terkadang kita belum mengenal secara pasti seseorang yang kita kenal namun kita tetap memutuskan untuk mempercayainya. Hahaha, sangat sering ditemukan.
Novel yang mengagumkan, luar biasa, mendebarkan, dan candu.
Seri terakhir dari trilogy Divergent dikabarkan akan dirilis tahun ini tepatnya tanggal 22 Oktober. Semoga punya waktu untuk membaca dan membuat reviewnya^^
Seperti hewan liar, kebenaran terlalu kuat untuk dikurung. —Dari manifesto faksi Candor

Sumber :  https://monamuliaa.wordpress.com/2013/09/08/review-insurgent-2-novel-of-divergent-trilogy/

Trailer :

You Might Also Like

0 komentar: